Seluruh peserta Pelatihan IMDG Code Edisi 42–2024 yang diselenggarakan PT Port Academy Indonesia pada 9–13 Februari 2026 dinyatakan lulus pengujian dan direkomendasikan untuk menerima sertifikat. Pelatihan lima hari ini berlangsung di Hotel Amaris Mampang, Jakarta.
Materinya membahas tata cara penanganan dan pengangkutan barang berbahaya di pelabuhan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 16 Tahun 2021.
Perusahaan yang Mengirimkan Personelnya
Angkatan ini diikuti personel dari PT Energy Marine Indonesia, Ino Budi Trans, PT Bangka Jaya Line, PT Ringkas Cakrawalam Maritim, PT Aksar Saputra Lines, dan PT Gede Langgeng Makmur. Keikutsertaan mereka sejalan dengan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas, kredibilitas, dan pengetahuan personel penanganan barang berbahaya melalui pelatihan yang diakui instansi terkait.
Empat Pokok Bahasan Selama Pembelajaran
Kurikulum disusun mengacu pada IMO Model Course 1.10 serta IMDG Code Edisi 42–2024 Volume I, Volume II, dan Supplement. Bahasan pertama adalah fondasi regulasi, meliputi SOLAS, MARPOL, filosofi umum angkutan barang berbahaya, dan ketentuan umum (general provisions) IMDG Code. Bahasan kedua adalah klasifikasi barang berbahaya, identifikasi, dan cara membaca Dangerous Goods List.
Bahasan ketiga adalah pengemasan, mulai dari limited dan excepted quantity, kemasan UN, hingga pengujian dan pengemasan IBC serta tangki. Bahasan terakhir adalah aspek operasional: prosedur consignment, persyaratan pengujian kemasan, stowage dan segregasi dalam operasi pengangkutan, serta ketentuan supplement, exception, dan exemption.
Pengujian Tiga Tahap di Hari Kelima
Pada hari kelima, peserta menjalani pengujian yang disaksikan pejabat pemeriksa barang berbahaya dari Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Rangkaiannya terdiri dari ujian praktik, ujian wawancara, dan ujian teori. Wawancara menilai ketepatan menjawab, penguasaan aturan, sikap, dan penampilan. Ujian tertulis menggabungkan penilaian objektif dan praktik.
Dengan nilai kelulusan 70, seluruh peserta meraih total skor 85–86. Hasil ini dituangkan dalam berita acara pengujian tertanggal 13 Februari 2026.
Catatan dari Penyelenggara
Menurut laporan penyelenggara, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terlihat dari banyaknya diskusi mengenai implementasi IMDG Code di lapangan. Untuk evaluasi, Port Academy membagikan kuesioner kepada peserta sebagai masukan bagi penyelenggaraan pelatihan berikutnya.
Siapkan Personel Anda Menangani Barang Berbahaya Sesuai Ketentuan

Port Academy ditunjuk sebagai lembaga pelatihan penanganan dan pengangkutan barang berbahaya di pelabuhan melalui SK Direktur Jenderal Perhubungan Laut No. KP-DJPL 75 Tahun 2024. Ikutkan tim Anda dalam angkatan berikutnya agar kompetensinya teruji dan tersertifikasi.
Informasi jadwal dan pendaftaran tersedia di halaman Training IMDG Code Port Academy.





