5+ Manfaat Utama Algoritma Yard Planning untuk Bisnis Pelabuhan

Algoritma yard planning adalah sistem perencanaan penempatan kontainer di lapangan penumpukan (yard) menggunakan perhitungan matematis dan berbasis data. Manfaat algoritma yard planning untuk bisnis pelabuhan sangat signifikan. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi operasional, memaksimalkan kapasitas lapangan penumpukan, dan mempercepat proses bongkar muat.

Dalam praktiknya, algoritma ini mempertimbangkan berbagai faktor, seperti jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal, jenis dan ukuran kontainer, tujuan pengiriman, hingga kapasitas lahan penumpukan. Sistem kemudian menghitung posisi terbaik untuk setiap kontainer.

Tanpa algoritma, perencanaan yard hanya dapat dilakukan secara manual atau berdasarkan pengalaman operator. Cara tersebut sangat tidak efisien dan berisiko menimbulkan berbagai masalah. Ini termasuk proses bongkar muat menjadi lambat, re-handling meningkat, dan alat berat bekerja lebih lama dari yang seharusnya. Akibatnya, biaya operasional membengkak dan pelayanan kapal terhambat.

Dalam artikel ini, kami akan membahas manfaat algoritma yard planning untuk bisnis pelabuhan, dan bagaimana Pelatihan & Sertifikasi Foreman Bongkar Muat dari Port Academy dapat membantu personel pelabuhan menangani proses bongkar muat dengan lebih optimal.

Manfaat Algoritma Yard Planning untuk Bisnis Pelabuhan

algoritma yard planning

Algoritma yard planning bekerja dengan mengolah data historis dan real-time untuk menghasilkan rekomendasi penempatan kontainer yang paling efisien. Berikut manfaat utamanya bagi bisnis pelabuhan:

1. Mengoptimalkan Kapasitas Lahan

Lahan penumpukan memiliki kapasitas yang terbatas. Tanpa perencanaan yang tepat, kontainer mungkin diletakkan sembarangan, sehingga banyak ruang kosong yang tidak termanfaatkan secara optimal.

Algoritma mengatur penumpukan berdasarkan kapal, tujuan, waktu keberangkatan dan jenis kargo. Hal ini membuat penempatan kontainer jadi lebih presisi dan pelabuhan dapat menampung lebih banyak kontainer di lahan yang sama, tanpa harus memperluas area.

2. Meningkatkan Produktivitas Alat Bongkar Muat

Algoritma mengatur penggunaan alat bongkar muat dan penempatan peti kemas di lapangan penumpukan secara optimal. Misalnya, saat rubber tyred gantry (RTG) selesai memindahkan satu kontainer, sistem akan memberikan tugas baru yang posisinya dekat dengan alat tersebut.

Pengaturan ini membuat pergerakan alat lebih efisien dan mengurangi jarak tempuh. Hal ini juga membuat produktivitas alat meningkat, karena waktu yang biasanya dipakai untuk perjalanan ke posisi kontainer, digunakan untuk melakukan tugas yang lebih produktif.

3. Mengurangi Re-Handling Kontainer

Re-handling terjadi ketika kontainer harus dipindahkan untuk mengambil kontainer lain di bawahnya. Hal ini biasanya disebabkan oleh penempatan awal yang tidak mempertimbangkan jadwal keluarnya barang.

Namun, dengan menggunakan algoritma, sistem akan menempatkan kontainer dengan mempertimbangkan waktu dan rute distribusi. Kontainer yang akan keluar terlebih dahulu secara otomatis akan diletakkan di tumpukan paling atas.

 

Pengurangan re-handling ini memberikan dua keuntungan utama. Selain menghemat waktu, hal ini juga dapat menekan biaya bahan bakar dan perawatan alat berat.

4. Mempercepat Turnaround Time Pelayanan Kapal

Turnaround time dalam pelabuhan adalah total waktu yang dihabiskan kapal selama berada di pelabuhan. Hal ini dihitung mulai dari tiba hingga kapal berangkat meninggalkan pelabuhan. Dalam bisnis pelabuhan, turnaround time merupakan salah satu indikator utama kinerja pelabuhan. Semakin cepat kapal dilayani, semakin tinggi tingkat efisiensi operasional.

 

Algoritma yard planning memastikan arus keluar masuk kontainer dari lapangan penumpukan ke dermaga berjalan mulus. Sistem ini bekerja dengan menyajikan informasi lokasi kontainer secara akurat. Akibatnya, tidak ada waktu yang terbuang untuk pencarian atau pemindahan ulang. Proses bongkar muat pun berjalan lebih cepat dan kapal dapat segera berlayar kembali.

5. Efisiensi Biaya Operasional

Biaya operasional pelabuhan mencakup tenaga kerja, bahan bakar alat, perawatan alat, dan biaya waktu sandar kapal. Setiap kali alat berat bergerak, ada biaya bahan bakar, ban yang aus, dan gaji operator yang harus ditanggung. Artinya, jika proses berjalan tidak efisien, maka akan berdampak pada peningkatan biaya operasional.

Algoritma perencanaan lapangan penumpukan membantu mengendalikan biaya melalui pengurangan pergerakan alat, minimnya re-handling, dan optimalisasi penggunaan lahan. Efisiensi ini berdampak langsung pada margin keuntungan perusahaan. Selain itu, pelabuhan dapat menawarkan tarif yang lebih kompetitif kepada pengguna jasa.

6. Meningkatkan Akurasi Data dan Layanan

Algoritma yard planning bekerja berbasis data. Setiap kontainer tercatat secara sistematis. Lokasi dan statusnya dapat dipantau secara real-time. Akurasi data ini meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Selain itu, iInformasi pengambilan barang menjadi lebih jelas. Risiko kesalahan administrasi juga menurun.

Dalam jangka panjang, sistem ini mendukung integrasi dengan platform digital dan konsep smart port. Pelabuhan menjadi lebih transparan, responsif, dan adaptif terhadap perubahan arus logistik.

7. Menjaga Keamanan dan Keselamatan

Algoritma lapangan penumpukan dapat menghitung beban maksimum tumpukan kontainer untuk mencegahnya ambruk. Misalnya, sistem akan menempatkan kontainer yang lebih berat di dasar, sedangkan yang ringan di bagian atas. Dampak teknik penyusunan ini sangat signifikan, termasuk mencegah kerugian bagi pemilik kargo dan klaim kerusakan barang dari mereka.

Selain itu, algoritma mengelola segregasi barang berbahaya. Kontainer yang memuat bahan kimia tertentu tidak akan ditempatkan dengan bahan pangan atau yang mudah terbakar.

Lebih lanjut, algoritma yard planning juga mengatur agar tidak terjadi kepadatan alat berat di satu titik yang sama. Hal ini meminimalkan risiko tabrakan antar crane, atau antara crane dengan truk internal.

Manfaat algoritma yard planning untuk bisnis pelabuhan

Tingkatkan Kapasitas SDM Pelabuhan agar Memiliki Pemahaman yang Strategis

Implementasi algoritma tidak hanya bergantung pada teknologi. Sumber daya manusia (SDM) pelabuhan harus memiliki pemahaman mendalam terhadap sistem dan operasional bisnis.

Mereka perlu memahami konsep perencanaan yard, analisis data, dan pengambilan keputusan berbasis sistem. Untuk memantapkan pemahaman ini, personel pelabuhan perlu mengikuti pelatihan yang berkelanjutan. Port Academy hadir untuk mendukung kebutuhan ini.

Melalui Pelatihan & Sertifikasi Foreman Bongkar Muat, personel pelabuhan dapat meningkatkan kompetensi dalam hal mengelola dan mengawasi aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan. Dengan mengikuti program ini, peserta akan mempelajari berbagai topik penting, seperti penerapan K3L di pelabuhan, teknik koordinasi yang efektif selama bongkar muat, serta cara mengamankan kargo selama proses bongkar muat, dll.

FAQ

Apa itu yard planning dalam bisnis pelabuhan?

Yard planning adalah proses perencanaan dan pengaturan penempatan kontainer di area penumpukan agar arus bongkar muat berjalan efisien dan terkontrol.

Mengapa algoritma diperlukan dalam yard planning?

Algoritma mampu mengolah data dalam jumlah besar dan memberikan rekomendasi penempatan yang optimal secara cepat dan akurat.

Apa saja manfaat algoritma yard planning untuk bisnis pelabuhan?

Manfaatnya meliputi optimalisasi kapasitas lahan, peningkatan produktivitas alat bongkar muat, pengurangan re-handling kontainer, percepatan turnaround time kapal, efisiensi biaya operasional, serta peningkatan akurasi data.

Apa dampak yard planning yang tidak efektif?

Terjadi kepadatan yard, peningkatan re-handling, waktu tunggu kapal lebih lama, serta menyebabkan biaya operasional meningkat.

Apakah algoritma yard planning dapat menyesuaikan kondisi darurat?

Algoritma modern dirancang adaptif. Sistem dapat memperbarui perhitungan ketika terjadi perubahan jadwal kapal, lonjakan volume, atau gangguan operasional.

Algoritma mampu memberikan rekomendasi penempatan kontainer yang optimal dan akurat. Simak manfaat algoritma yard planning untuk bisnis pelabuhan!