Cara Menggunakan Peralatan Penyimpanan Minyak Hasil Skimming dengan Efektif

Dalam kegiatan penanggulangan tumpahan minyak, salah satu langkah penting adalah proses skimming, yaitu pemisahan dan pengumpulan minyak dari permukaan air. Namun, pekerjaan tidak selesai setelah minyak dikumpulkan. Penanganan lanjutan terhadap hasil skimming, terutama penggunaan peralatan penyimpanan minyak yang aman dan efektif, menjadi kunci untuk meminimalkan dampak lingkungan.

Penggunaan peralatan penyimpanan minyak hasil skimming harus dilakukan dengan cara yang tepat, terstandar, dan sesuai dengan Sertifikasi BNSP dan IMO OPRC Level 2. Artikel ini akan membahas bagaimana cara menggunakan peralatan tersebut secara efektif berdasarkan standar yang diterapkan dalam Training IMO OPRC Level 2 dari Port Academy.

Apa Itu Minyak Hasil Skimming dan Kenapa Penyimpanannya Penting?

Minyak hasil skimming adalah minyak yang berhasil dikumpulkan dari permukaan laut atau perairan lainnya setelah terjadi tumpahan. Biasanya, minyak ini masih bercampur dengan air dan lumpur, sehingga perlu ditampung dengan peralatan khusus sebelum ditransfer atau dimusnahkan. Jika penyimpanannya tidak tepat, minyak ini bisa mencemari lingkungan kembali atau menimbulkan bahaya kebakaran.

Dalam Training IMO OPRC Level 2, peserta dilatih untuk memahami pentingnya penyimpanan minyak hasil skimming, termasuk teknik dan standar yang harus diikuti agar operasi berjalan aman dan efisien.

Jenis-Jenis Peralatan Penyimpanan Minyak Hasil Skimming

Cara Menggunakan Peralatan Penyimpanan Minyak Hasil Skimming dengan Efektif

Tangki Portabel atau Portable Storage Tank

Tangki ini fleksibel dan mudah dipindahkan. Dapat digunakan langsung di lokasi kejadian untuk menampung minyak hasil skimming dari skimmer. Jenis ini sangat berguna untuk area yang sulit dijangkau oleh kendaraan besar.

Dalam Sertifikasi IMO OPRC Level 2, penggunaan tangki portabel ini diajarkan secara detail untuk menunjang respon cepat.

Tangki Permanen di Darat

Tangki ini digunakan untuk penampungan lanjutan setelah hasil skimming dipindahkan dari lokasi tumpahan. Biasanya memiliki kapasitas besar dan dilengkapi sistem keamanan.

Flexi Tank atau Bladder Tank

Tangki fleksibel yang terbuat dari material karet tahan minyak. Mudah dilipat dan digunakan di lokasi darurat. Digunakan secara luas dalam operasi tanggap darurat sebagaimana diperkenalkan dalam Training IMO OPRC Level 2.

Panduan Lengkap Menggunakan Peralatan Penyimpanan Minyak Hasil Skimming

Persiapan Sebelum Penggunaan

Sebelum menggunakan peralatan penyimpanan, pastikan semua peralatan telah diperiksa secara menyeluruh. Ini termasuk pengecekan kebocoran, kekuatan struktur, dan ketersediaan sistem ventilasi. Dalam Port Academy, tahap ini disebut sebagai pre-operational inspection dan merupakan bagian penting dari Sertifikasi BNSP.

Penempatan dan Penanganan

Tempatkan tangki di lokasi yang datar dan aman. Hindari area yang terlalu dekat dengan air jika menggunakan tangki darat. Pastikan akses mudah untuk kendaraan penyuplai atau pemindahan minyak ke fasilitas pengolahan lebih lanjut.

Untuk tangki portabel, pastikan terhubung dengan sistem pipa atau pompa yang sesuai. Dalam Sertifikasi IMO OPRC Level 2, peserta diberikan simulasi langsung untuk menangani skenario lapangan.

Pemindahan Minyak Hasil Skimming ke Dalam Tangki

Gunakan pompa khusus tahan minyak. Proses pemindahan ini harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari tumpahan ulang. Gunakan valve kontrol dan monitor volume secara real-time.

Pelatihan praktik seperti ini tersedia di Training IMO OPRC Level 2, yang disediakan oleh Port Academy.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Selama Proses Penyimpanan

Sistem Ventilasi

Minyak yang disimpan bisa menghasilkan uap yang mudah terbakar. Oleh karena itu, sistem ventilasi sangat penting agar tidak terjadi akumulasi gas. Sistem ini harus sesuai dengan standar keselamatan dalam Sertifikasi BNSP.

Monitoring Suhu dan Tekanan

Beberapa jenis minyak bisa memuai dan meningkatkan tekanan dalam tangki. Maka, penting untuk memantau suhu dan tekanan secara berkala.

Proteksi Terhadap Cuaca Ekstrem

Lindungi tangki dari panas matahari langsung atau hujan lebat dengan terpal atau bangunan pelindung. Hal ini juga dibahas dalam modul keselamatan di Training IMO OPRC Level 2.

Prosedur Setelah Penyimpanan — Apa Langkah Selanjutnya?

Setelah proses penyimpanan selesai, langkah selanjutnya adalah pemindahan ke fasilitas pengolahan atau pemusnahan limbah B3. Dalam Port Academy, ini disebut tahap waste management dan merupakan bagian dari Sertifikasi IMO OPRC Level 2.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Pengangkutan dilakukan oleh kendaraan resmi.

  • Dokumen manifest limbah harus lengkap.

  • Koordinasi dengan instansi terkait seperti KLHK dan BPBD.

Kesalahan Umum dalam Penggunaan Peralatan Penyimpanan Minyak

Cara Menggunakan Peralatan Penyimpanan Minyak Hasil Skimming dengan Efektif

Tidak Melakukan Pemeriksaan Awal

Kesalahan ini sering terjadi saat situasi darurat. Namun, sesuai dengan pelatihan di Training IMO OPRC Level 2, pemeriksaan awal tidak boleh dilewati demi keselamatan tim.

Mengabaikan Kapasitas Tangki

Mengisi tangki melebihi kapasitas dapat menyebabkan kebocoran dan tumpahan ulang. Selalu perhatikan indikator volume dan sisa kapasitas.

Lokasi Penempatan yang Tidak Strategis

Penempatan di area yang mudah banjir atau jauh dari jalur evakuasi bisa berisiko. Dalam Sertifikasi BNSP, penentuan lokasi strategis menjadi bagian penting dalam perencanaan operasi.

Mengapa Sertifikasi dan Pelatihan Sangat Diperlukan?

Menangani peralatan penyimpanan minyak hasil skimming tidak bisa dilakukan sembarangan. Dibutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman prosedur yang mendalam, seperti yang diajarkan dalam Sertifikasi IMO OPRC Level 2.

Dengan mengikuti pelatihan resmi dari Port Academy, Anda akan mendapatkan:

  • Simulasi langsung di lapangan.

  • Modul berbasis standar internasional.

  • Pengakuan resmi dari Sertifikasi BNSP.

Kesimpulan

Diklat Personil Penanggulangan Pencemaran Tingkat 2 https://portacademy.id/program/imo-oprc2/

Penggunaan peralatan penyimpanan minyak hasil skimming yang efektif bukan hanya soal teknis, melainkan juga soal komitmen terhadap lingkungan dan keselamatan kerja. Dengan mengikuti Training IMO OPRC Level 2 dan mendapatkan Sertifikasi IMO OPRC Level 2 dari Port Academy, Anda dapat berkontribusi lebih besar dalam menjaga ekosistem perairan Indonesia.